Dewan Direksi Grup DIGIMAX INNOVATIVE didirikan sebagai institusi inti tata kelola perusahaan berdasarkan “UU Perseroan Terbatas” dan peraturan terkait. Dewan ini bertanggung jawab atas pengelolaan operasional perusahaan, perumusan rencana strategis, serta pengawasan kinerja manajemen. Sebagai organisasi kunci dalam tata kelola perusahaan, dewan direksi menjaga kepentingan pemegang saham dan memastikan perkembangan perusahaan yang berkelanjutan dan stabil.
Dasar Pendirian
Dewan direksi Grup DIGIMAX INNOVATIVE dibentuk sesuai dengan hukum dan peraturan berikut untuk memastikan bahwa struktur organisasi dan fungsinya sesuai dengan persyaratan hukum:
| UU Perseroan Terbatas | Dewan direksi Grup DIGIMAX INNOVATIVE dibentuk sesuai dengan “UU Perseroan Terbatas”, yang menetapkan bahwa perseroan harus membentuk dewan direksi yang bertanggung jawab atas operasional dan pengambilan keputusan. Anggota dewan dipilih oleh rapat pemegang saham dan memikul tanggung jawab operasional dan pengawasan terhadap perusahaan. |
| Anggaran Dasar Perusahaan | Prosedur operasional khusus dewan direksi diatur dalam anggaran dasar perusahaan. Anggaran dasar tersebut menetapkan komposisi dewan direksi, proses pemilihan, lingkup wewenang mereka, dan masa jabatan mereka, untuk memastikan bahwa operasional dewan direksi selaras dengan strategi pengembangan perusahaan secara keseluruhan dan kepentingan pemegang saham. |
| Hukum dan Peraturan Terkait | Sebagai perusahaan inkubator, dewan direksi Grup DIGIMAX INNOVATIVE juga harus mematuhi “UU Bursa Efek” dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya untuk memastikan transparansi dan kepatuhan tata kelola perusahaan, serta untuk memastikan bahwa operasional dewan direksi konsisten dengan prinsip-prinsip pasar terbuka. |
Fungsi Dewan Direksi
Dewan direksi Grup DIGIMAX INNOVATIVE bertanggung jawab untuk merumuskan dan mengawasi pelaksanaan keputusan strategis perusahaan. Fungsi spesifiknya adalah sebagai berikut:

1.Merumuskan strategi pengembangan perusahaan
• Salah satu fungsi inti dewan direksi adalah menetapkan strategi pengembangan jangka panjang bagi perusahaan. Hal ini mencakup perancangan arah bisnis perusahaan di masa depan, penetapan rencana investasi besar, serta kebijakan pengelolaan modal. Dewan direksi menyusun strategi pengembangan yang rasional berdasarkan dinamika pasar, tren industri, dan sumber daya internal perusahaan, guna memastikan perusahaan dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam persaingan pasar yang semakin ketat.
2.Mengawasi operasional tim manajemen
• Dewan direksi bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengevaluasi manajemen senior perusahaan guna memastikan bahwa operasional mereka selaras dengan tujuan strategis perusahaan. Dewan direksi memiliki wewenang untuk mengangkat atau memberhentikan manajemen senior dan mengevaluasi kinerja mereka. Memastikan transparansi dan efisiensi dalam operasional perusahaan dan menjamin bahwa operasional sehari-hari perusahaan sesuai dengan kebijakan pengembangan jangka panjang yang ditetapkan oleh dewan direksi.
3.Pengendalian dan audit keuangan
• Dewan direksi bertanggung jawab untuk mengawasi operasional keuangan perusahaan, termasuk menyetujui anggaran tahunan, meninjau laporan keuangan, dan memastikan berjalannya sistem pengendalian internal secara efektif. Dewan direksi memastikan transparansi dan keakuratan laporan keuangan perusahaan serta mengurangi risiko keuangan melalui mekanisme audit internal dan eksternal.
4.Manajemen risiko dan pengawasan kepatuhan
• Dewan direksi bertanggung jawab untuk menetapkan dan mengawasi kebijakan manajemen risiko perusahaan guna memastikan bahwa perusahaan dapat mengidentifikasi dan menangani berbagai potensi risiko secara efektif. Risiko tersebut mencakup risiko pasar, risiko operasional, risiko keuangan, serta risiko regulasi. Dewan direksi juga harus memastikan bahwa perusahaan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku baik di dalam maupun di luar negeri, khususnya dalam perluasan bisnis lintas negara dan kerja sama teknologi, guna menjamin kepatuhan operasional perusahaan. Komite manajemen risiko, sebagai unit penting di bawah dewan direksi, membantu dalam mengidentifikasi dan memantau potensi risiko signifikan, sehingga memastikan perusahaan beroperasi secara sehat dan stabil.
5.Perlindungan kepentingan pemegang saham
• Sebagai penghubung antara pemegang saham dan manajemen, dewan direksi memikul tanggung jawab untuk melindungi kepentingan pemegang saham. Dewan direksi menjalankan kewenangan pengambilan keputusan berdasarkan mandat dari rapat umum pemegang saham, namun pada saat yang sama wajib secara berkala melaporkan kondisi operasional perusahaan kepada pemegang saham serta mendengarkan pandangan rapat umum pemegang saham dalam hal-hal yang bersifat material. Hal-hal material tersebut mencakup merger dan akuisisi, penambahan atau pengurangan modal, rencana investasi besar, serta kebijakan pembagian laba. Juga harus memastikan bahwa seluruh keputusan tersebut sejalan dengan kepentingan pemegang saham dan menjadikan maksimalisasi nilai pemegang saham sebagai salah satu tanggung jawab utamanya.
6.Desain mekanisme remunerasi dan insentif
• Dewan direksi membentuk komite remunerasi, yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi dan merumuskan paket remunerasi dan kebijakan insentif untuk manajemen. Ini termasuk paket remunerasi untuk direktur dan manajemen senior, serta kebijakan insentif untuk semua karyawan. Mekanisme remunerasi dan insentif yang wajar membantu menarik dan mempertahankan talenta manajemen yang luar biasa dan memastikan bahwa keputusan dan tindakan manajemen selaras dengan tujuan pengembangan jangka panjang perusahaan.
7.Peningkatan pengendalian internal dan struktur tata kelola perusahaan
• Dewan direksi memastikan efektivitas sistem pengendalian internal perusahaan, termasuk memastikan penggunaan sumber daya perusahaan yang tepat, legalitas dan kepatuhan kegiatan bisnis, serta pengoperasian mekanisme pencegahan dan pengendalian risiko yang efektif. Juga bertanggung jawab untuk mendorong peningkatan berkelanjutan struktur tata kelola perusahaan, menjadikan manajemen perusahaan lebih transparan, dan meningkatkan sistem akuntabilitas, guna melindungi kepentingan jangka panjang perusahaan dan para pemegang sahamnya.
8.Tanggung jawab sosial perusahaan dan pembangunan berkelanjutan
• Dewan direksi memastikan bahwa perusahaan secara aktif memenuhi tanggung jawabnya dalam tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan keberlanjutan selama operasinya, termasuk perlindungan lingkungan, konservasi energi dan pengurangan karbon, serta kesejahteraan sosial. Dewan direksi Grup DIGIMAX INNOVATIVE menitikberatkan kontribusi perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan serta mempromosikan berbagai proyek kesejahteraan publik dan perlindungan lingkungan, seperti Program Pemeriksaan Pendengaran Amal Tianlai Train dan Subsidi Alat Bantu Dengar.
Dewan direksi Grup DIGIMAX INNOVATIVE merupakan badan inti tata kelola perusahaan. Dibentuk sesuai dengan hukum dan peraturan, dewan ini memainkan peran penting dalam manajemen perusahaan. Fungsi utamanya meliputi perumusan strategi pengembangan perusahaan, pengawasan manajemen, pengelolaan keuangan, pengendalian risiko, dan perlindungan kepentingan pemegang saham. Dewan ini mendorong transparansi dan efisiensi dalam operasional perusahaan, memberikan landasan yang kokoh untuk pembangunan berkelanjutan. Melalui mekanisme pengambilan keputusan dan pengawasan yang efektif, dewan direksi memastikan grup ini mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar dan memainkan peran positif dalam mempromosikan tanggung jawab sosial perusahaan.